Lily Sampaikan Aspirasi Warga Dapil I Medan: Drainase, Jalan Rusak, hingga Lampu Jalan Rawan Kriminal

MEDAN, – Anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Dr Dra Lily MBA MH menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang didominasi persoalan infrastruktur, banjir, dan pelayanan publik.

Aspirasi tersebut merupakan hasil reses yang dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Keempat Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (19/1/2026).

Lily mengungkapkan, warga meminta perbaikan drainase di Jalan Gaperta Ujung serta perbaikan Jalan Dwi Kora yang kondisinya rusak parah.

“Drainase di Jalan Gaperta Ujung perlu segera diperbaiki, begitu juga Jalan Dwi Kora yang sudah lama rusak,” kata Lily saat membacakan laporan reses.

Selain itu, warga di kawasan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, mengeluhkan drainase yang kerap meluap saat hujan deras.

“Warga meminta pengerukan drainase karena wilayah tersebut hampir selalu banjir setiap hujan,” ujarnya.

Persoalan lain yang disampaikan masyarakat adalah lumpur sisa banjir yang belum dibersihkan serta banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi.

“Lampu jalan yang mati membuat lingkungan rawan tindak kriminal. Warga juga mengusulkan penyediaan bak sampah di kawasan permukiman,” kata Lily.

Di sektor sosial, masyarakat meminta pendataan ulang penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lansia agar lebih tepat sasaran. Warga juga mengeluhkan rumitnya pengurusan administrasi kependudukan dan pelayanan BPJS Kesehatan.

“Warga berharap pelayanan BPJS Kesehatan tidak mempersulit dan lebih berpihak pada masyarakat,” ujarnya.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., didampingi Wakil Ketua DPRD H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, anggota DPRD, Sekda, kepala OPD, serta camat se-Kota Medan.

Secara umum, DPRD Kota Medan mencatat persoalan infrastruktur, banjir, pelayanan publik, dan bantuan sosial masih menjadi keluhan utama warga. DPRD mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera mengambil langkah konkret, termasuk normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir, terutama di wilayah Medan Utara.(rel)

Recent Posts

Ribuan Massa Kepung Kantor Wali Kota Medan, Tolak Surat Edaran Dinilai Diskriminatif terhadap Pedagang Daging Babi

MEDAN - Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat pedagang dan konsumen daging babi menggelar aksi…

26 Februari 2026

GP Al Washliyah Desak Presiden Copot Dirut PT Agrinas, Aminullah Minta KPK Usut Aktor Impor 105 Ribu Pikap India

JAKARTA - Gelombang penolakan terhadap rencana impor 105 ribu mobil pikap asal India oleh PT…

25 Februari 2026

Paripurna Perubahan Perda Sistem Kesehatan, Afif Singgung Birokrasi di Rumah Sakit

MEDAN – Sebuah pernyataan keras dan menggugah hati meluncur dari mulut Anggota DPRD Kota Medan,…

25 Februari 2026

Safari Ramadan Simalungun Sasar 37 Masjid, 207 Personel Diterjunkan

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun resmi meluncurkan Tim Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan…

24 Februari 2026

Jelang Ramadan, Pemkab Simalungun Gaspol Pangan Murah

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pekan Tapian Dolok, Kecamatan…

24 Februari 2026

Dukung Edaran Wali Kota Soal Penataan Daging Non-Halal, FKUB: Ini Bukan Larangan, tapi Wujud Harmoni!

MEDAN – Langkah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerbitkan Surat Edaran (SE)…

24 Februari 2026