MEDAN– Menyandang gelar akademik bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk menghadirkan manfaat yang nyata di tengah masyarakat.
Pesan itu diungkapkan Rektor Unhaj Sumut Prof Dian Armanto M.Pd., M.A., M.Sc Ph.D pada wisuda 341 lulusan dari berbagai program studi, Kamis (8/10/2026)
Prosesi wisuda ke-39 Unhaj Sumut ini digelar di Tiara Medan Convention Center dengan mengusung tema “Berakhlak Mulia, Berinovasi dan Berdampak”.
Dalam sambutannya rektor menyebutkan, prosesi wisuda menjadi momentum bagi Unhaj Sumut untuk melepas para lulusan agar mengandalkan dan mengimplementasikan kompetensi akademiknya.
Selain itu juga mampu menunjukkan karakter, melahirkan gagasan baru, serta memberikan pengaruh positif di lingkungan masing-masing.
“Jadilah sarjana yang berdampak dan mampu menjadi pribadi yang membanggakan almamater, orangtua maupun masyarakat ,” ujar Prof. Dian Armanto.

Menurutnya pesan tersebut sejalan dengan visi Unhaj Sumut sebagai universitas yang unggul dalam pengembangan sosio-sain teknopreneur berdasarkan nilai-nilai Islami di tingkat Asia pada 2045.
“Berakhlak mulia berarti mampu berperilaku dan bertindak baik sesuai nilai-nilai Islami. Berinovasi berarti mampu membangun ide dan gagasan baru yang bermanfaat. Sedangkan berdampak berarti mampu memberikan pengaruh kuat serta menimbulkan akibat dan efek yang baik,” tuturnya.
Disebutkannya, saat ini Unhaj Sumut mengelola 11 program studi yang berada di bawah dua fakultas, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) dan Fakultas Sosial Humaniora dan Pendidikan.
Unhaj juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola akademik untuk mendukung proses pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Prof Dian menyebutkan, Unhaj Sumut memiliki 73 dosen, terdiri atas 12 doktor, lima calon doktor, serta dosen bergelar magister dengan pengalaman dan kompetensi di bidang masing-masing.
Penguatan tata kelola juga dilakukan melalui berbagai sistem berbasis aplikasi, di antaranya SIAKAD dan SIAMPUH, Google Workspace for Education, konsep integrated campus dan paperless, SIM-JAMTU pada LPM, serta SIM-TELIABDI pada LPPM.
Prod Dian juga mengatakan, Unhaj Sumut terus memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
Hingga saat ini, tercatat 108 kerja sama dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) dan memorandum of agreement (MoA).
Di bidang akademik, Unhaj Sumut juga terus mengembangkan bidang kesehatan, termasuk menjadi salah satu pionir dalam pengembangan kesehatan nyeri dan akupresur.
Dian menyampaikan, Unhaj telah memperoleh akreditasi Baik Sekali dan seluruh program studi juga telah terakreditasi Baik dan Baik Sekali.
“Semoga ke depan meningkat menjadi Unggul,” katanya.
Ia menambahkan, sistem pembelajaran Unhaj Sumut dirancang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), sehingga lulusan diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat.
Khusus lulusan Diploma III, kata Dian, mereka diharapkan mampu mengaplikasikan, mengkaji, membuat desain, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam menyelesaikan masalah prosedural.
Sementara lulusan sarjana maupun sarjana terapan diharapkan memiliki pengetahuan konseptual dan teoretis di bidangnya.
Selain itu juga mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungannya, mengambil keputusan berdasarkan analisis data dan informasi, menawarkan alternatif solusi, serta memiliki rasa tanggung jawab dalam menjalankan profesinya.
Lulusan Terbaik
Pada wsuda ini Unhaj Sumut juga memberikan penghargaan kepada lulusan dengan prestasi akademik terbaik dari masing-masing program studi.
Dari program studi Ilmu Keperawatan Program Profesi Ners, tiga lulusan terbaik diraih Rizki Luthfina Simbolon, Willy Faldy Prandani, dan Rizky Aldo Manik, masing-masing dengan IPK 4,00.
Lulusan terbaik prodi Ilmu Keperawatan Program Sarjana diraih Ade Nusyirwan dengan IPK 3,92, disusul Dwi Rahmayanti Manulang 3,89 dan Yasmin Rindiani Fadila 3,78.
Program Studi Kebidanan Program Profesi Bidan menempatkan Dinda Haniva Rahmawati, Maria Ulfah Abdul Aziz, dan Meyfiga Fisahri sebagai lulusan terbaik dengan IPK masing-masing 3,95.
Dari Program Studi Kebidanan Program Sarjana, penghargaan diberikan kepada Suci Nopiana dengan IPK 3,90, Annisa Fadhilah Lubis 3,86, dan Julaiha 3,86.
Sementara dari Program Studi Kebidanan Program Diploma Tiga, tiga lulusan terbaik adalah Ramahdani dan Putri Handayani, masing-masing dengan IPK 3,88, serta Khoiriatul Widda dengan IPK 3,86.
Sedangkan lulusan terbaik program Studi Sarjana Farmasi diraih Elsi Sakinah Daulay dengan IPK 3,89, Sri Rahma Dina 3,88, dan Dila Damayanti 3,75.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menempatkan Azzahra Anggraini dan Nurul Fadilla sebagai lulusan terbaik dengan IPK masing-masing 3,97.
Untuk Program Studi Hukum, lulusan terbaik diraih Athaya Bhagisa Mahadri dengan IPK 3,97. Sedangkan Program Studi Manajemen menempatkan Dewi Nurmala Sari sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,42.
10 Doktor Baru Ditepungtawari
Rangkaian Wisuda ke-39 Unhaj Sumut juga diwarnai dengan prosesi tepung tawar bagi 10 dosen yang berhasil meraih gelar doktor dari berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Mereka adalah Sukma Yunita, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D.N.; Yetti Fauziah Silalahi, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D.N.; Fitriani Fadillah, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D.N.; Kamaliah Ainun, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D.N.; dan Srimis Leini Saragih, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.N., yang meraih gelar dari Philippine Women’s University.
Selanjutnya, Dr. Hj. Rosanti Muchsin, S.Kep., Ns., M.Kes., lulusan Universitas Airlangga; Dr. Tina Meirindany, S.Si., M.K.M., lulusan Universitas Sumatera Utara; Dr. Wiwik Lestari, S.Pd., M.Pd., lulusan Universitas Negeri Yogyakarta; serta Dr. Rapida Saragih, S.K.M., M.Kes. dan Dr. Ida Lestari Tampubolon, S.KM., M.Kes., yang keduanya merupakan lulusan Universitas Andalas.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Unhaj Sumut atas dedikasi para dosen dalam meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia perguruan tinggi.
Hadir pada wisuda kali ini Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., serta Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sumatera Utara Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M.
Dari 341 lulusan yang diwisuda itu merupakan lulusan Program Studi Profesi Ners Angkatan XIII, Sarjana Keperawatan Angkatan XIV, Profesi Bidan Angkatan I, Sarjana Kebidanan Angkatan II.
Kemudian lulusan Sarjana Farmasi dan Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Angkatan IX, Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Sarjana Manajemen, Sarjana Hukum Angkatan III, serta Ahli Madya Kebidanan Angkatan XXII Universitas Haji Sumatera Utara Tahun Akademik 2025/2026. (swisma)







